Read Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 by M.C. Ricklefs Online

sejarah-indonesia-modern-1200-2004

"Penyebaran Islam merupakan salah satu proses yang sangat penting dalam sejarah Indonesia, tapi juga yang paling tidak jelas." "Dengan dipilihnya SBY oleh rakyat Indonesia secara langsung dan dengan dukungan yang sekuat itu, maka pada tanggal 20 Oktober 2004 SBY dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-6 dengan amanat rakyat yang paling kuat sepanjang sejarah Indonesia merde"Penyebaran Islam merupakan salah satu proses yang sangat penting dalam sejarah Indonesia, tapi juga yang paling tidak jelas." "Dengan dipilihnya SBY oleh rakyat Indonesia secara langsung dan dengan dukungan yang sekuat itu, maka pada tanggal 20 Oktober 2004 SBY dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-6 dengan amanat rakyat yang paling kuat sepanjang sejarah Indonesia merdeka."Dengan kalimat pertama, M.C. Ricklefs membuka buku ini. Dengan kalimat kedua, ia mengakhiri cerita panjangnya. Bermula pada tahun 1211, berakhir pada 2004. Dimulai dengan kedatangan Islam, diakhiri dengan terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden. Masuknya Islam di bumi Nusantara mengawali suatu rentangan waktu yang disebut Ricklefs sebagai Indonesia Modern. Ia mengajukan tiga unsur fundamental yang, menurutnya, telah mempersatukan periode tersebut sebagai "sebuah unit sejarah yang padu". Yang pertama adalah unsur kebudayaan dan agama: islamisasi Indonesia yang dimulai tahun ± 1200 dan berlanjut hingga hari ini. Yang kedua adalah unsur topik: saling pengaruh antara orang Indonesia dan orang Barat yang dimulai tahun ± 1500 dan masih berlanjut. Yang ketiga adalah historiografi: sumber-sumber primer sepanjang periode ini ditulis hampir secara eksklusif dalam bahasa-bahasa Indonesia modern (Jawa, Melayu, dan seterusnya, bukannya Jawa Kuno atau Melayu Kuno) dan dalam bahasa-bahasa Eropa. Dengan mendasarkan penelitiannya pada puluhan jurnal dan lebih dari lima ratus buku, Ricklefs mengisahkan perjalanan bangsa Indonesia dari zaman ke zaman yang penuh warna, lengkap dengan aneka persoalan dan pertikaian internal maupun eksternalnhya. Di balik stuktur narasinya, buku ini menjawab pertanyaan tentang bagaimana komunitas-komunitas dari berbagai kepulauan Indonesia, dengan rupa-rupa etnis dan bahasa dan tersebar ke dalam negara-negara kerajaan yang terpisah-pisah, bisa bersatu menjadi sebuah bangsa modern. Terbit pertama kali lebih dari 20 tahun yang lalu, versi asli (bahasa Inggris) buku ini telah mengalami beberapa kali update. Versi Indonesia di tangan Anda ini merupakan terjemahan dari edisi terakhirnya yang terbit tahun 2001, ditambah satu bab baru yang khusus ditulis pengarangnya untuk versi Indonesia, mendiskusikan periode paling mutakhir dalam sejarah Indonesia, 2001-2004....

Title : Sejarah Indonesia Modern 1200-2004
Author :
Rating :
ISBN : 9791600120
Format Type : Hardcover
Number of Pages : 784 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 Reviews

  • Keith
    2018-11-10 06:52

    Very informative book. Hard to get into at first when you don't know the subject at all. Lots of unfamiliar place names, all maps tucked at the back but would have been helpful in the chapters where mentioned. Subheadings would have also made the text easier to read and navigate. That said, Ricklefs is a real expert and warns you the reader at the beginning that his preference in history writing is less for interpretation and generalization, to go into the detail and cite the evidence to let you draw your own conclusions. Once you get used to his style it's gripping as you follow the stories as they unfold in Java, Sumatra, Bali and the outer islands. You can really feel you understand Indonesia better by the end. For most periods This is much more detailed than Adrian Vickers' modern history of Indonesia. E.g Sukarno's relationship with Nasution is much more illuminated by Ricklefs. But post Suharto, Vickers has more to tell. Vickers also relies on conversations with thousands he has spoken to.

  • Mila Said
    2018-11-12 05:51

    This book is different than the history of Indonesia teach at my school. I find this book quite interesting with not too much detail but it made me understood about the events happening and the persons involved. The author described about how the Indonesians struggle to reach independence comprehensively and what was made the foundation of the nation by that time. Even though it was not written by Indonesians, reading how this multicultural country fight for unity and democracy could encourage the nationalism. The sad thing is that -after I read the book and followed the timeline of Indonesia's development, I think it didn't change much politically and economically from the colonial era until now. Politically, Indonesia is still unstable and can't be free from corruption. Economically, Indonesia still can't be independent. Maybe because as a nation it still in the process of learning and finding true identity.

  • Kris Wijoyo
    2018-11-07 07:51

    Hikayat..." konon dalam sebuah hadist Nabi Muhammad di daerah timur yang bernama samudera akan banyak melahir orang2 suci, maka bergeraklah orang2 arab ke Indonesia" itu adalah salah satu bagian dari buku ini yang mengesankan buat gw...ternyata negeri gw punya banyak misteri...hidup Indonesia, sayang yang nulis orang australia, ayo penulis Indonesia, tulislah sejarah kita.

  • Thedore Yossia
    2018-10-21 12:14

    this book is good, now, i'm in chapter 19..this book tell us about the secret of indonesia history.even indonesian maybe doesn't know about that secret..good job, sir M.C.Ricklefs

  • Afif Syaiful z m
    2018-10-19 10:57

    Good start for those who haven't been to Indonesia, or just want to know the history of Indonesia. As many people said, this book doesn't have detailed information but good enough as the author always find the information from written source.

  • So Hakim
    2018-11-06 13:01

    Complementing yesterday's review, another book about history of the country. Or should I say, region, because the country "Indonesia" didn't really exist back then. :PRicklefs' book is historical treatise with emphasis on cultural factors. As native Indonesian, I'm already familiar with his long list of wars, trades, and shifting alliances -- those were in our schoolbooks -- but the way he illuminates the religious/traditional context is eye-opening.Some interesting examples:- While Islam was introduced by merchants, Ricklefs argues that wandering Sufis may have played big role spreading it. He also claims that acceptance of Islam by ningrat (Javanese courtiers) allowed "top-down" conversion of their subjects. This went together with usual "horizontal" preaching and conversion.- The (imperfect) spread of Islam in Indonesian Archipelago led to distinct 'flavor' in different areas. The Sumatranese has Melayu-Islam culture; the Javanese has Hindu-Java Islam. Interestingly, the Bugis and Makasarese seems to follow Melayu-Islam flavor of Sumatra. Meanwhile the Balinese kept Hinduism; Eastern islands (like Maluku and Timor) accepted Christianity.- The conversion of Java to Islam is... idiosyncratic, to say the least. One notable convert is Sultan Agung (who almost captured VOC capital in Batavia). A Javanese pagan, he became Muslim in 1633. After this he sponsored composition of Islamic tales in Javanese language. When he died, though? People said admiringly that he was visited by Java's Southern Sea Goddess...- Javanese leaders were often seen as 'supernatural', in keeping of traditional Messianic belief. This helped them winning approval of the masses. Examples include Sultan Agung, Prince Diponegoro; in modern days Sukarno and Suharto.- And now to 20th century. It seems that 'modern Indonesia' culture was born in 1920s. Leaving traditional pantun and syair forms, there rose men of letters such as M. Yamin, Sanusi Pane, and Marah Rusli. Meanwhile Balinese painters developed modern style due to Walter Spies' & Rudolf Bonnet's influence.All in all, fantastic book, even if at times tedious. Indeed I skimmed many details I've learned from school. Non-Indonesian readers may not have that luxury, though.

  • htanzil
    2018-11-14 10:02

    MASUKNYA Islam di bumi Nusantara mengawali suatu rentangan waktu yang disebut Ricklefs sebagai Indonesia Modern . Ia mengajukan tiga unsur fundamental yang menurutnya telah mempersatukan periode tersebut sebagai "sebuah unit sejarah yang padu".Yang pertama adalah unsur kebudayaan dan agama: Islamisasi Indonesia yang dimulai tahun 1200 dan berlanjut hingga hari ini. Yang kedua adalah unsur topik: saling pengaruh antara orang Indonesia dan orang Barat yang dimulai tahun 1500 dan masih berlanjut. Yang ketiga adalah historiografi: Sumber-sumber primer sepanjang periode ini ditulis hampir secara eksklusif dalam bahasa-bahasa Indonesia modern (Jawa, Melayu, dan seterusnya, bukannya Jawa Kuno atau Melayu Kuno), dan dalam bahasa-bahasa Eropa.Dengan mendasarkan penelitiannya pada puluhan jurnal dan lebih dari lima ratus buku, Ricklefs yang pernah mengajar di Sekolah Kajian Oriental dan Afrika (University of London) dan Monash University ini, mengisahkan perjalanan bangsa Indonesia dari zaman ke zaman yang penuh warna, lengkap dengan aneka persoalan dan pertikaian internal maupun eksternalnya.Di balik struktur narasinya, buku ini menjawab pertanyaan tentang bagaimana komunitas-komunitas dari berbagai kepulauan Indonesia , dengan rupa-rupa etnis dan bahasa dan tersebar ke dalam negara-negara kerajaan yang terpisah-pisah, bisa bersatu menjadi sebuah bangsa modern .Buku yang cukup tebal ini dibagi dalam enam bagian dengan 25 judul bab. Penulis memulai buku ini dengan kalimat, "Penyebaran Islam merupakan salah satu proses yang sangat penting dalam sejarah Indonesia , tapi juga yang paling tidak jelas." Kemudian dia menutup bukunya dengan kalimat, "Dengan dipilihnya SBY oleh rakyat Indonesia secara langsung dan dengan dukungan yang sekuat itu, maka pada tanggal 20 Oktober 2004 SBY dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-6 dengan amanat rakyat yang paling kuat sepanjang sejarah Indonesia merdeka." (S-27)sumber : Suara Pembaruan, Minggu 26 Juni 2005*Karena belum sempat buat reviewnya jadi review dr harian suara pembaharuan yang kuposting...:D

  • Missy J
    2018-11-14 04:52

    Finally I finished reading this book.It was challenging. From now on I will stick to historical fictions rather than history books. The latter tend to be so serious and a bit boring...This might be one of the few detailed and precise books about Indonesian History. It gave me a very good overview concerning Indonesian politics. That's the problem. I'm not just interested in politics and economy, I want to know How people lived back then. This book didn't give me any cultural information.The book starts off with the "The Coming of Islam" followed by "The Arrival of the Europeans in Indonesia". The first topic fascinate me, cause there's not a lot of evidence to suggest what really happened. It is still a mystery how Indonesia became a predominantly Muslim country. The early history of Indonesia was well divided between Western Indonesia and Eastern Indonesia. However, the reader will soon notice that most of the book is very, very Java-centric. Towards the end, Eastern Indonesia was completely left out (except for the problems in East Timor and West Papua).I was pleasantly surprised how the writer described the battles and kingdoms of East Java during the 18th century so precisely. Unfortunately the struggle of Indonesia to gain Independence and the Sukarno-era were in my opinion, not well written. It was chaotic and I didn't understand anything (maybe it's my fault).But following the presidency of Suharto onwards until 2008, the book became interesting again.Like I said, the book contains a lot of details and offers a good overview of this archipelago from 1200-2008.However, more research needs to be done in Eastern Indonesia, so that we can get a more balanced view of the Whole country.This is the 5th book about Indonesia that I read this year. I think I'll need to take a break before I read a next book about Indonesia :)

  • Ben
    2018-10-18 11:59

    After having made my way through this dense history over the last several months, I can now safely say I have a much better understanding of the major events in Indonesian history (from 1200 through the late 1990s, anyway, shortly after which the edition I read was published). I'm partial toward people's histories, which this most definitely is not, but as Ricklefs points out, some of the biases in the book's focus (towards Java and Sumatra over the outer islands and, generally speaking, the political maneuverings of a small group of elite men) are largely a result of what information is available in the historic record. There are still many gaps in my understanding of Indonesian history I want to fill, but I recommend this as a good primer on the main eras in the archipelago's history.

  • Leonardo
    2018-10-20 11:11

    En gran medida las compañías capitalistas fueron soberanas al operar en los territorios coloniales o precoloniales, estableciendo su propio monopolio de la fuerza, su propia policía, sus propias cortes. La Dutch East India Company, por ejemplo, gobernó los territorios que explotaba en Java hasta el final del siglo dieciocho con sus propias estructuras de soberanía. Incluso tras la disolución de la compañía en 1800, el capital gobernó relativamente libre del control o la mediación del Estado. Imperio Pág.230

  • anis Ahmad
    2018-10-20 11:53

    menarik, komprehensif, kajiannya dimulai ketika islam berkembang sebagai kerajaan di aceh, kemudian menceritakan tentang upaya-upaya dalam memperebutkan hegemoni yang dilakukan di jawa, selain itu ada pula kajian tentang indonesia timu, berdiri dan berekembangnya voc, dan berbagai peristiwa dalam sejarah indonesia modern. buku ini ditutup dengan sebuah analisis walaupun masih bersifat sangat awal tentang pemilihan presiden di indonesia pada tahun 2004. sungguh membuka mata kita tentang sebuah realitas sejarah. sip lah....

  • Usi
    2018-10-24 08:12

    confuse

  • Thomas
    2018-11-11 06:12

    Underrated; he provides an exceptional amount of detail in the periods covered. Minor gripes that he could have fleshed out what society was like during Suharto's New Order Regime, as the high politics tends to crowd out other details. Nevertheless, felt it was strong throughout, from the endless jockeying between Javanese sultans/rajas, to the functioning of Suharto's regime.

  • Arif
    2018-11-13 11:05

    Sejarah singkat, padat, informatif, dengan beberapa pendapat subyektif namun fakta obyektif tetap banyak tersedia untuk banyak hal yang kontrovesial. Informasi 1200 hingga masa kolonialisme meski sangat singkat tapi juga cukup menggugah untuk mencari informasi lebih lanjut. Saya ingin baca pemutakhiran buku ini.

  • Luqman rimadi
    2018-10-27 11:50

    lagi baca mengenai Islam Untuk pertama kali masuk kedalam Indonesia.,.,.,menarik...ternyata ada banyak teori yang menjelaskan masuknya Islam di Indonesia,.,.dan ternyata teori2 tersebut bukan hanya di buat oleh para ahli dari Indonesia Saja,.tapi juga para indonesianis- indonesianis dari negara- negara barat,,

  • Luna
    2018-11-05 10:17

    Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannyaJadi, kenapa tidak kita mulai dari diri kita, untuk membuat Indonesia berjaya?Belajarlah dari sejarah. Supaya kesalahan di masa lalu tidak terulangeniwe, buku ini cocok bgt buat pengisi waktu luang. Daripada nonton infoTAInment gak jelas?!

  • Arifa Jauhari
    2018-11-01 08:55

    Buku yang tepat untuk mengenal sejarah modern bangsa kita secara global. Bahasanya oke. Analisisnya tajam. Tapi yang paling menarik adalah komentar-komentar ringan Ricklefs tentang sejarah bangsa Indonesia yang tersebar acak di dalam halaman-halaman buku.

  • Freddy
    2018-10-24 10:56

    not quite complete, yet comprehensive.. a very Pram's centered-point-of-view

  • Kurniawan Purwanto
    2018-11-10 09:11

    Gives a comprehensive yet brief timeline of what happened in Indonesia, from 1200 to the beginning of New Order administration.

  • Abel
    2018-10-27 09:07

    this book tell about the on the future will come one man to change this world

  • Adi Bunardi
    2018-11-04 06:05

    very good

  • Tia Septyani
    2018-11-16 12:56

    buku ini sangat menguntung bagi kami sebagai sebuah referensi untuk membuat tugas sejarah

  • Appridzani
    2018-10-23 10:06

    good

  • Bunga Mawar
    2018-10-20 08:59

    Akhirnya... benar2 akan dibaca, setelah saya membelinya sendiri berkat diskon 40%, tidak hanya berharap meminjamnya untuk jangka panjang dari perpus sekolah \(^o^)/

  • Bilqis Rochmi
    2018-10-26 05:06

    Sejarah Indonesia Modern

  • Agata* Agata*
    2018-10-29 13:13

    Good book about Indonesian history

  • Innosanto
    2018-11-15 09:15

    Bagus, tapi agak terlalu banyak informasi dalam janka sinkat. Mungkin seharusnya di expansi menjadi lima buku.

  • Lutfi Retno
    2018-11-05 13:07

    Buku wajib anak sejarah. dulu nyarinya susah banget. untuk orang-orang yang pengen tahu sejarah indonesia.

  • Luthfian Haekal
    2018-10-26 07:52

    Bahan pembangun intersubjektivitas.

  • De
    2018-11-07 05:50

    story